hi-res-13c3cbee1517a1c72dfcd437d4e46dd5_crop_north

Lahm Angkat Bicara Soal Perlakuan Ribery

anyaza.com – Kapten kesebelasan dari FC Bayern Munchen, Philipp Lahm, di ketahui bahwa ia telah melakukan kritikan yang tegas terhadapn rekan satu timnya, Frank Ribery. Pemain asal Prancis tersebut telah terlibat suatu aksi sikut pada saat timnya berhadapan dengan BVB Borussia Dortmund pada ajang Piala Super Jerman yang berlangsung pada tanggal 14 Agustus 2016 yang lalu.

Pada laga babak pertama yang berlangsung di markas dari Dortmund sendiri yakni Signal Iduna Park, Ribery tertangkap dengan sangat jelas sekali bahwa dirinya telah melakukan sikut dengan sangat keras sekali kepada salah satu pemain lini belakang dari Dortmund yang bernama Felix Passalck, dari aksinya tersebut membuat dirinya mendapatkan kartu kuning dari wasit yang tengah menjalani tugasnya sebagai pemimpin pertandingan tersebut.

Dengan hal tersebut kian menambah cacatan buruk Ribery yang telah kurang disiplin, sebelumnya pemain asal Prancis ini juga sempat mendapatkan kritikan yang sangat keras dari pelatihnya Carlo Ancelotti, pada saat berseturu dengan salah satu pemain gelandang dari FC Internazionale Milan, di saat menjalani partai uji coba.

Di akui secara langsung oleh Lahm sendiri, bahwasannya Ribery merupakan pemain yang paling sering sekali mendapatkan pringatan dan teguran atas sikapnya yang sangat emosional tersebut, akan tetapi seperti kenyataannya bahwa Ribery merupakan sosok pemain yang sangat keras sekali karakternya.

“Sudah berulang kali saya meminta kepadanya untuk dapat bisa segera melepaskan tangannya dari lawan, dan saya sangat yakin sekali bahwa ia akan sangat paham dengan apa yang telah saya maksud, namun keadaan dan karakter dari Ribery tidak dapat berubah dengan begitu cepatnya, sudah wajar.” Kata Lahm.

“Semoga saja hal ini tidak terjadi lagi pada pertandingan-pertandingan selanjutnya, akan tetapi saya tidak berani memberikan jaminan terkait akan hal tersebut.” Sambung Philipp Lahm. Yang menjadi masalah ialah, Ban kapten sangat sering sekali tempel di tangan Ribery, dan ia juga merupakan deputi kapten kesebelasan dari FC Bayern Munchen, setelah Thomas Muller, dan Manuel Neuer.

Alvaro-Morata-Football3651-700x350

Alvaro Morata Kini Sudah Lebih Dewasa

 

anyaza.com – Los Blancos kini telah resmi memperkenalkan lagi Alvaro Morata di Stadion Santiago Bernabeu, Pemain yang pernah meninggalkan Real Madrid selama dua musim tersebut lantas, mengucapkan janji akan bertahan dalam jangka waktu yang panjang.

Morata sebelumnya dilepaskan ke Juventus pada musim 2014, namun kini ia akhirnya kembali ke club lamanya setelah Madrid mengaktifkan kembali buyback clause sebesar 23 juta poundsterling atau sekitaran Rp 386 miliar. Pemain berumur 23 th. bakal bersaing dengan Karim Benzema di lini depan scuad Zinedine Zidane.

Dalam session remi pengenalan sang pemain di depan sekitaran 3 ribu suporter, Morata yang membawa pacarnya, Alice Campello, kembali kenakan seragam kebesaran Madrid bernomor punggung 21. Pemain yang malah singkirkan Madrid pada semifinal Liga Champions dua musim lalu, mengakui senang bisa kembali bermain di tanah kelahirannya

” Saya ada disini untuk berikan semua kemampuan terbaik di Bernabeu. Ini hari yang luar biasa akhirnya saya dapat kembali pada tempat tinggal, ” ucal Morata seperti dikutip dari media ternama.

” Dua musim merupakan waktu yang cukup lama, namun saya kini sudah belajar jadi lebih dewasa serta saya kembali lagi untuk memberi semuanya di Madrid dan coba bertahan sekuat mungkin serta meraih berbagai prestasi bersama klub ini “.

Kehadiran Morata mendapat sambutan positif dari Presiden Los Blancos, Florentino Perez. ” Anda kembali berada di klub yang tepat serta ini yaitu satu hal yang dapat anda optimalkan dengan bakat sang pemain, kemampuan, dan kekuatan untuk berkorban. Disini anda bakal berkembang menjadi pemain yang lebih baik.

Morata keluar dari Madrid akibat minim bisa mendapatkan peluang bermain. Dibawah bimbingan Carlo Ancelotti, pemain jebolan akademi Madrid asli ini hengkang ke Juventus dengan nilai sebesar 17 juta pounds. Dua musim berada di Turin, ia sanggup cetak 27 gol di semuanya kompetisi serta berhasil persembahkan dua trofi Serie A dan dua trofi Coppa Italia.

Tampilan menakjubkan di Juventus bikin Morata pada akhirnya bersedia kembali pada Madrid. Perez kembali memberi pujian dengan menyebutkan beberapa suporter telah lama menantikannya memakai kembali jersey Madrid.

” Anda ada di liga paling kompetitif sepanjang dua musim di Italia, namun saya menginginkan beritahu jika masih banyak Madridistas yang telah menanti lama menunggu anda pulang kembali, ” tutup orang nomer tertinggi di Madrid itu.

171447_large

The Gunners Dipermalukan Oleh The Reds

anyaza.com – The Gunners memulai kompetisi Premier Inggris musim 2016/2017 dengan performa yang begitu jelek. Pada pertandingan perdana, gawang mereka kemasukan empat gol. Parahnya lagi, hasil itu mereka alami waktu di depan para penudkungnya, Stadion Emirates.

Dalam pertandingan ini, Arsenal belum mampu turunkan beberapa pemain bintangnya. Danny Welbeck serta Per Mertesacker masihlah terkapar di ruangan perawatan medis. Sedang Olivier Giroud, Mesut Ozil dan Laurent Koscielny belum prima 100% lantaran baru balik dari liburannya.

Di segi lain, The Reds tampil dengan kemampuan penuh. Mereka segera memercayakan tiga pemain anyarnya yaitu Ragnar Klavan (bek), Georginio Wijnaldum (gelandang) serta Sadio Mane (striker).

Mulai sejak awal pertandingan, dua klub tersebut telah bermain terbuka. Serangan silih berganti dipertunjukkan ke-2 kubu, tetapi gol yang dinantikan baru berlangsung pada menit 32. Tuan rumah unggul lebih dahulu melalui tendangan Theo Walcott. Si kulit bundar sukses masuk ke sudut kanan gawang.

Dua menit sebelumnya gol terwujud, Walcott tidak mampu mengeksekusi penalti dengan baik. Waktu itu bola bisa diamankan dengan baik oleh Simon Mignolet. Penalti tersebut diberikan setelah wasit meliha Walcott dijatuhkan Moreno didalam kotak penalti.

The Reds baru dapat menyamai kedudukan di saat babak pertama akan usai. Melalui sepakan bebas indah, gelandang asal Brasil Philippe Coutinho.

Di 45 menit babak kedua, sektor belakang Arsenal begitu gampang ditembus. Hal semacam itu dapat terlihat dengan jelas melalui gol Adam Lallana menit 49. Selesai terima umpan manis dari Wijnaldum, Lallana segera menjebol gawang dengan mudah

Selang beberapa menit kemudian, Cech kembali harus memungut bola dari dalam gawangnya dan Coutinho kembali menorehkan namanya di papan score usai menerima umpan dari Nathaniel Clyne.

Liverpool semakin tidak terkejar ketika Sadio Mane memberikan gol di menit 64. Dengan sebuah skill individu indah, Mane sukses menyarangkan tendangan keras ke segi kanan gawang

Sayangnya Liverpool mengendurkan serangan di sisa pertandingan. Satu menit lalu, Alex Oxlade-Chamberlain dapat melalui barikade pertahanan The Reds. Bola yang disepaknya meluncur ke sudut kanan gawang serta tidak berhasil dihalau Mignolet.

Pertandingan kembali jalan menegangkan waktu saat tunjukkan menit 75. Bermula dari sepakan bebas Santi Cazorla, Calum Chambers berhasil merubah score jadi 4-3. Meriam London mungkin menyamai kedudukan semenit lalu. Sayangnya Alexis Sanchez terjebak offside, walau sebenarnya ia bisa posisi yang bagus untuk melepas tembakan ke gawang.

Mats Siap Di Ejek Oleh Fans Dortmund

1364060126234,0

anyaza.com– Mats Hummels menyatakan bahwa dirinya pada saat ini sudah mempersiapkan mentalnya untuk bisa menerima akan nasibnya jika di ejek atau di soraki oleh para pendukung setia dari BVB Borrusia Dortmund. Namun, bagi seorang Mats Hummels, pertandingan melawan mantan timnya tersebut akan menjadi sebuah laga yang sangat spesial bagi dirinya.

Hummels sendiri di ketahui bahwa dirinya telah memutuskan diri untuk dapat bisa pergi meninggalkan Signal Iduna Park dan bergabung dengan rival dari mantan timnya tersebut yakni FC Bayern Munchen, dan pada beberapa waktu mendatang, ia memiliki kesempatan untuk bisa berhadapan langsung dengan mantan timnya tersebut di ajang DFB Pokel Jerman yang akan di mainkan pada tanggal 14 Agustus 2016 hari Minggu, di kandang Dortmund, Signal Iduna Park.

Laga tersebut terjadi di sebabkan pada musim 2015/2016 yang lalu Munchen sukses menjadi juara Bundesliga Jerman, sedangkan untuk Dortmund sendiri mereka menyandang status sebagai runner up.

Ini akan menjadi untuk pertama kalinya Hummels akan melawan Dortmund sebagai lawannya, setelah dirinya kembali begabung dengan tim lamanya yakni FC Bayern Munchen, sejatinya, Hummels sendiri merupakan pemain yang asli jebolan dari akademi sepak bola Munchen, namun pada musim 2007/2008 yang lalu Mats lebih memilih untuk pindah ke Dortmund, karena dirinya tidak mendapatkan jatah bermain yang banyak pada saat masih mengenakan seragam kebesaran dari FC Bavarians.

Selama sembilan tahun lamanya ia menjadi bagian dari Dortmund, Mats sudah sukses membantu tim tersebut untuk bisa menjadi juara Bundesliga Jerman sebanyak dua kali, satu kali juara DFB Pokal Jerman dan dua kali menjadi juara DFL Piala Super.

Tidak hanya di situ saja, Mats Hummels juga mendapatkan kepercayaan yang sangat besar untuk bisa menjadi kapten kesebelasan dari Die Borussen, dengan keputusannya untuk bisa bergabung dengan Munchen, menjadi sebuah hal yang sangat di sakitkan oleh para fans dari Dortmund.

“Saat ini saya sudah siap jika nantinya akan di sorakin atau di olok-olok oleh para pendukung setia dari Dortmund. Namun, hal tersebut tidak akan membuat saya berubah akan kepada mereka semua, yang pastinya ini akan menjadi sebuah pertandingan yang sangat spesial sekali bagi saya.” Ujar Mats Hummles seperti yang di sampaikan oleh media Soccerway.

Jeremy Pied: Southampton Adalah Opsi Terbaik Saya

jeremy-pied-nice_soypv07fex171fw3d4j2w1zqz

anyaza.com – Pemain rekrutan anyar Southampton, Jeremy Pied mengakui bahwa dirinya sempat merasakan gundah dengan begitu banyaknya penawaran resmi yang diterima, sebelum ia memutuskan untuk bergabung bersama Southampton di St. Mary’s Stadium pada akhir pekan lalu. Ia pun dipastikan tampil penuh percaya diri di bawah asuhan Claude Puel.

Sosok pelatih anyar Claude Puel, menejer baru The Saints- julukan Southampton- diyakini sebagai faktor keberhasilan pihak klub dalam memboyong jasa Pied dari Nice di bursa transfer musim panas kali ini, dan pemain yang bersangkutan pun merasa bahagia untuk membayar kepercayaan dari pihak manajemen klub yang berusaha semaksimal mungkin proses perekrutannya rampung secara cepat di dalam klub.

” Saya harus mengakui hal itu, saya menerima beberapa penawaran resmi yang sangat menggiurkan di bursa transfer musim panas kali ini. Bahkan saya sendiri sempat merasakan kebingungan dengan adanya penawaran tersebut dan saya harus kembali memikirkan berbagai hal yang akan saya temui, apakah saya akan cocok atau mungkin saya memilih untuk bertahanan,” ungkap pemain berusia 27 tahun tersebut kepada media Inggris.

” Pihak manajemen Nice pun sempat bertemu dengan saya dan mereka sangat menginginkan saya untuk tetap bertahan dan menawarkan kesepatan baru yang telah saya evaluasi secara mendalam. Meski begitu, saya melihat ada sebuah pergerakan nyata yang telah ditunjukkan oleh Southampton untuk mengakui sisi dari Nice. Namun, dengan keputusan tersebut saya harus mengambil tindakkan cepat untuk menentukan kemana saya akan berlabuh selanjutnya di dalam karier saya,” sambungnya.

” Tentu saja, dengan adanya perlakuan yang mereka berikan, saya merasa Southampton adalah opsi yang paling tepat bagi diri saya sendiri saat ini. Alasannya sangat mudah untuk dijelaskan, mengenai pengalaman di luar Prancis akan sangat berguna bagi diri saya, karena saya merasa saat ini saya masih berada dalam tahap perkembangan karier sebagai pemain sepakbola, dan segala peluang untuk berkembang sangat berarti bagi diri saya sendiri,” terangnya.

” Apakah saya menyesal bergabung dengan Southampton? Tentu saja tidak. Ada beberapa hal yang mungkin bisa mempertahankan saya di negara Prancis, akan tetapi untuk saat ini, pergi keluar dari zona nyaman adalah hal utama yang saya ingin lakukan. Semoga saja, di musim depan yang akan datang saya mmapu membayar penuh kepercayaan Southampton dan pelatih (Claude Puel),” sebutnya.

Pemain bertahan berkebangsaan Prancis tersebut bergabung dengan Southampton di musim panas kali ini dengan status free transfer, dan sosok Claude Puel diketahui sempat bekerja sama dengan Pied di dua klub yang berbeda, Nice dan Lyon.

Antonio Conte menantikan penampilan komplitnya Chelsea

FBL-EURO-2016-ITA-MLT

anyaza.com – Antonio Conte lihat 2 hal beda di The Blues pada 2 pertandingan persahabatan terakhirnya. Pertandingan berikutnya, Chelsea akan berhadapan dengan Ac Milan. Antonio Conte harap penampilan komplitnya The Blues. Ketika melawan Real Madrid & Liverpool pada ajang ICC 2016, Chelsea takluk 2-3 atas Real Madrid & menang 1-0 dari Liverpool.

Lihat dari hasilnya tersebut, Antonio Conte menilai terdapat hal yang beda dari cara main Chelsea pada 2 pertandingan itu. Ketika lawan Liverpool, Antonio Conte bahagia atas permainan bertahan The Blues. Namun tidak begitu baik atas gimana para pemain kuasai & manfaatkan bola. Ketika Chelsea berhadapan dengan Real Madrid,  Antonio Conte lihat terdapat peningkatan ketika menguasai bola.

Tapi soal bertahan, Chelsea masihlah perlihatkan penampilan tidak bagus ketimbang ketika berhadapan dengan Liverpool. Antonio Conte harap dapat lihat perkembangannya penampilan The Blues lebih bagus lagi. Berarti memulai lihat Chelsea perlihatkan penampilan komplit. Pada pertandingan lawan Ac Milan, tanggal 04 bulan Agustus tahun 2016. Terpenting buat lihat ada peningkatan & perkembangan.

Dari pertandingan lawan The Reds & lawan Los Blancos. Antonio Conte lihat hal beda, perkembangannya beda. Lawan The Reds, Antonio Conte merasakan fase bertahan tim begitu baik sebab klub main begitu kompak. Namun bersama bola, saat The Blues kuasai, biasa-biasa aja. Lawan Los Blancos, The Blues berkembang begitu bagus bersama bola. Atas menguasai bola, cara mainkan bolanya.

Namun ketika tak kuasai bola pada keadaan lakukan pertahanan. Chelsea bermain tidak bagus ketimbang ketika pertandingan lawan The Reds. Mengenai wajah beda The Blues pada 2 pertandingan persahabatan terakhirnya itu. Manager Antonio Conte nilai terdapat faktor dengan peran yang begitu lengah. Namun Antonio Conte tegaskan memanglah memiliki keinginan untuk maksimalkan sesi latihan.

Manager Antonio Conte merasakan hal tersebut pun sebab ada dikit kelengahan di punggawa The Blues. Pra tahun panas 2016 telah berjalan lancar. Namun pun telah begitu intens. Antonio Conte ingin kerja selama sesi pelatihan. Tak hanya bersantai-santai aja & tunggu buat mainkan laga, ucap Manager Antonio Conte. Pada masa tersebut begitu penting buat kerja keras.

Memiliki 2 kali latihan & buat kembangkan bermacam-macam aspek dari lihat analisisnya video, taktis, aspek & fisik. Antonio Conte mengatakan bakal bawa The Blues perlihatkan penampilan bagus ketika lawan Ac Milan. Meskipun hanya pertandingan persahabatan, Antonio Conte mengatakan Chelsea wajib kalahkan Ac Milan.

Diego Costa ingin kembali ke mantan Atletico Madrid

diego-costa-1

anyaza.com – Diego Costa masih menjadi sosok paling dibicarakan dalam tubuh Chelsea jelang pergantian musim dan ketika pintu transfer masih terbuka, ada issue yang menyatakan kalau Costa berharap kepada pihak menagemen The Blues untuk melepasnya kembali ke klub mantannya Atletico Madrid, perasaan tak nyaman sudah menghampirinya semenjak musin terakhir ketika Chelsea masih ditangani Jose Mourinho.

Dalam pertandingan pramusim dikancah International Champions Cup dini hari 31 juli 2016 sang pelatih Antonio Conte tak memainkan Diego Costa ketika menurunkan timnya menghadapi Real Madrid, indikasi tak kan bertahannya mantan striker Atletico Madrid di Stamford Bridge musim mendatang semakin nyata.

Terlebih kini terlihat pihak The Blues sedang sibuk ditransfermarket mencari sosok striker untuk didatangkan, dalam hal ini Alvaro Morata dikabarkan sebagai sosok yang paling diburu ketika dia sudah dikembalikan dari Juventus ke Real Madrid, namun pihak managemen si Biru terpaksa harus kecewa ketika Zidane sudah menyatakan sikap dan akan memasang nama Alvaro Morata dalam squad intinya musim mendatang.

Kini kabarnya pihak The Blues sudah mengalihkan bidikan ke sosok Romelu Lukaku striker handal asal Belgia yang kini berkerja untuk Everton, setidaknya itulah info terakhir terkait manuver Chelsea dibursa transfermarket musim panas sambut kompetisi baru 2016-17, getolnya Chelsea untuk mendapatkan sosok striker diperkirakan ada hubungan dengan keinginan pergi Diego Costa dari London Barat.

“Ketika saya ditanya tentang posisi Diego Costa, dia hari ini masih menjadi aset dan armada kami lantas kalau dia tidak diturunkan dalam laga hari ini tak lain karena cederanya masih tidak memungkinkan dia untuk perkuat squad, terkait masa depan Costa itu kembali kepada hubungan dia dengan pihak managemen dan saya tak bisa turut memutuskan” ucap mantan pelatih timnas Gli Azzurri itu.

Memang Diego Costa saat ini masih belum benar-benar pulih dari penyembuhan cederanya, dia memang terlibat dalam sessi latihan tapi Antonio Conte tak mengizinkan dia untuk bermain jikalau tim medis belum memberikan signal kepadanya tentang perkembangan kebugarannya, saat ini Antonio Conte dan rombongan masih berada di Amerika Serika.

Terkait pertandingan selanjutnya dimana Chelsea akan menguji Ac Milan di Stadium US Bank Minnesota 4 agustus dini hari mendatang Antonio Conte katakan kalau memungkinkan Diego Costa akan berada dalam squad dan jalankan laga pemanasan untuk pertama kalinya diedisi pramusim, tentang kepastian apakah Diego Costa akan terus dipertahankan The Blues atau tidak itu masih butuh sebuah proses panjang.

Pep Butuh Waktu Untuk Kembangkan Timnya

_78365113_pep_guardiola_getty3

anyaza.com – Pelatih baru dari kubu Manchester City, yang bernama Josep Pep Guardiola, mengakui bahwa dirinya merasa sangat senang dengan apa yang telah di perlihatkan oleh anak asuhnya pada saat bermain melawan salah satu kontestan dari Bundesliga Jerman, BVB Borrusia Dortmund pada ajang Laga Pra Musim International Champions Cup (ICC) tahun 2016 ini, yang telah di mainkan pada hari Kamis, tanggal 28 Juli 2016, walaupun demikian, pelatih asal Spanyol ini masih memiliki tekad yang besar untuk dapat bisa melakukan perubahan lagi di dalam skuatnya.

Guardiola sendiri telah menyatakan bahwa dirinya pada saat ini telah mencoba untuk mengembangkan akan kekuatan dari skuat, mengetahui bahwa hal tersebut sama sekali tidak akan dapat berjalan dengan mudah, dan eks pelatih dari FC Bayern Munchen tersebut ini pun meminta sedikit waktu dan sedikit kesabaran bagi para seluruh pendukung dari Manchester City.

“Masih terdapat banyak hal yang masih dapat saya kembali kembangkan, akan tetapi semuanya membutuhkan waktu. Saya telah sempat katakan sebelumnya saat di awal, yang mana untuk dapat bisa menciptakan sebuah hal yang baru, maka kami akan memulainya dengan hal yang tersulit.” Kata Josep Pep Guardiola, seperti yang di beritakan di halaman resmi dari web Manchester City.

Mantan pelatih dari dua tim besar Eropa yakni Barca dan Munchen tersebut ini juga sudah memperhatikan dengan serius akan pertandingan-pertandingan yang akan di mainkan oleh skuatnya mendatang. Ia pun sangat berharap sekali agar kubu THe Citizens bisa mendapatkan hasil yang bagus pada saat musim baru di gelar, khususnya untuk babak kualifikasi Liga Champions.

“Kami saat ini memiliki pertandingn di babak kualifikasi Liga Champions, di mana hal ini menurut saya sangat berarti dan penting sekali buat kami, saya paham bahwa kami tidak akan dapat berada di level yang tinggi pada bulan Febuari, Maret, April, akan tetapi saya akan terus berjuang dengan kekuatan saya untuk dapat bisa terus beradaptasi.” Akhir pelatih berkebangsaan asal Spanyol tersebut.

Gattuso Tidak Suka Dengan Dominasi Juventus

Gennaro-Gattuso

anyaza.com – Dalam lima musim terakhir dominasi kompetisi Serie A memang digengam oleh Juventus meskipun banyak pilar yang pindah ke klub baru namun hal tersebut sama sekali tidak mempengaruhi permainan tim ini, salah satu bukti anyarnya terjadi di musim lalu meskipun sempat mengalami start yang buruk di awal kompetisi namun perlahan tapi pasti Bianconeri mampu bangkit kembali serta meraih banyak kemenangan beruntun dan seperti yang sudah kita ketahui mereka bisa menjadi juara sebelum kompetisi berakhir. Salah satu legenda klub Rossoneri Gennaro Gattuso mengaku cukup kecewa dengan melihat kehebatan Juventus karena tidak ada satu klub pun di Italia yang sanggup untuk menghentikan tim yang bermarkas di Turin tersebut, jika melihat bursa transfer pada musim panas ini maka tidak bisa dipungkiri lagi jika pasukan Massimiliano Allegri akan kembali menjadi favorit kuat juara di musim mendatang.

Gattuso dalam komentarnya menyebutkan bahwa saya sangat mengharapkan agar persaingan di kompetisi Serie A di musim depan bisa berjalan dengan ketat, saya dan fans Milan tentunya sangat tidak menyukai dominasi yang diperlihatkan oleh Juventus. Upaya dari Milan untuk mengejar ketertinggalan dari rival abadinya tersebut memang bukanlah upaya mudah karena mereka tidak mempunyai dana segar untuk menghadirkan pemain berkualitas, salah satu target realistis yang bisa didapatkan tim ini adalah berada di tiga besar serta mendapatkan satu tiket ke Liga Champions. Meskipun Milan tidak mempunyai skuad setangguh Juventus namun mereka tidak boleh menyerah begitu saja karena salah satu contoh terbaik dapat mereka ambil dari Leicester dengan semangat juang yang tinggi mereka mampu menjadi yang terbaik di salah satu kompetisi terbaik di dunia.

Pada beberapa tahun terakhir apa yang dilakukan oleh Milan memang terlihat sangat kurang memuaskan bahkan untuk meraih tiket ke kompetisi eropa sangat sulit untuk didapatkan, perubahan besar harus dilakukan oleh pihak manajemen klub jika hal ini tidak terjadi maka Rossoneri akan semakin terpuruk dan dianggap bukan sebagai salah satu tim terbaik lagi di Italia, penjualan saham ke investor asing harus segera diwujudkan karena ini merupakan sebuah solusi yang bagus bagi klub agar bisa mendapatkan dana segar untuk merekrut pemain berkualitas.

Musim Depan Vardy Akan Tetap Tajam

Vardy

anyaza.com – Pertunjukan yang telah di perlihatkan oleh Jamie Vardy bersama timnya Leicester City pada musim lalu di ketahui memang sangat fenomenal sekali, selain berhasil menciptakan banyak gol untuk timnya, ia juga sukses membawa tim yang berjuluk The Foxes tersebut ini menjadi juara English Premier League musim 2015/2016 yang lalu.

Dengan deretan kesuksesan tersebut alh yang membuat nama dari Jamie Vardy sempat menjadi target incaran dari banyak tim pada jendela bursa transfer musim panas saat ini.

Di ketahui bahwa pada saat ini telah terdapat empat tim Liga Inggris yang berhasrat untuk bisa mengamankan servis dari Vardy, di antaranya seperti Chelsea FC, Liverpool FC, Manchester City, dan Arsenal FC.

Walaupun demikian, terdapat sebuah nada yang tidak begitu enak mengenai akan performa dari Vardy bersama timnya pada musim depan, di tambah lagi penyerang berusia 29 tahun tersebut ini kelihangan akan daya mistiknya di saat bermain bersama tim nasional Inggris di kompetisi Euro 2016, yang mana dirinya hanya sukses menyumbangkan satu buah gol saja bagi tim yang berjuluk Three Lions tersebut.

Dengan kondisi tersebut, lantas membuat banyak tanggapan datang dari kapten dari The Foxes sendiri yag bernama Wes Morgan, yang mana dirinya menyatakan dengan tegas bahwa penampilan luar biasa yang telah di perlihatkan oleh Vardy pada musim lalu bukan hanya sensasi sesaat saja.

“Vardy sudah membuktikan dirinya pada sebuah panggung yang lebih besar, tidak perlu di ragukan lagi,; ia mampu lakukan hal itu lagi, karena pada saat ini dirinya merasa lebih percaya diri lagi dari pada sebelumnya.” Kata Morga seperti yang di kutip dari BBC Sports.

“Bahkan, pada saat ini saja, ia sudah terlihat sangat berbahaya sekali, lihat saat bermain bersama Inggris di euro 2016, bersama Leicester ia sudah menunjukannya kepada kami bahwa ia merupakan sosok juara bertahan di kompetisi English Premier League.” Akhir dari pemain bertahan asal Jamaika ini.